![]() |
| cara mengukur swr antena |
Dalam dunia radio komunikasi, kualitas antena tidak hanya ditentukan oleh bentuk dan ukuran. Salah satu parameter penting yang sering diperiksa adalah SWR (Standing Wave Ratio).
Nilai SWR yang baik membantu daya pancar tersalurkan lebih efektif ke antena dan mengurangi energi yang kembali ke perangkat.
Apa Itu SWR?
SWR adalah perbandingan antara gelombang maju dan gelombang pantul pada sistem antena.
Semakin kecil nilai SWR maka semakin baik proses transfer daya.
![]() |
| gamar swr daiwa |
Patokan umum:
- 1.0–1.5 → Sangat baik
- 1.5–2.0 → Masih aman
- Di atas 2.0 → Perlu penyesuaian
Alat yang Dibutuhkan
Siapkan:
- Radio komunikasi
- Antena
- SWR meter
- Kabel jumper pendek
Pastikan konektor terpasang rapat sebelum melakukan pengukuran.
Langkah Mengukur SWR
1. Hubungkan Perangkat
Urutan pemasangan:
Radio → SWR Meter → AntenaNb : pastikan benar benar sudah terkoneksi
2. Pilih Frekuensi Pengujian
Gunakan frekuensi yang memang sering dipakai.
Contoh:
- VHF sekitar 145 MHz
- UHF sekitar 433 MHz
3. Lakukan Kalibrasi
Tekan PTT lalu lakukan pengaturan sesuai petunjuk SWR meter.
4. Baca Nilai SWR
Catat hasil:
- SWR rendah → antena sudah cocok
- SWR tinggi → perlu tuning
Penyebab SWR Tinggi
Beberapa penyebab umum:
- Panjang antena tidak sesuaiperlu di Dip
- Kabel rusak shot
- Konektor longgar
- Ground kurang baik
- Posisi antena kurang ideal terhalang gedung pohon
Tips Mendapatkan SWR Lebih Baik
- Gunakan kabel berkualitas
- Hindari sambungan berlebihan
- Pasang antena lebih tinggi
- Lakukan pengukuran di area terbuka
Kesimpulan
Mengukur SWR merupakan langkah penting sebelum menggunakan radio komunikasi secara rutin. Dengan SWR yang tepat, performa pancaran menjadi lebih optimal dan perangkat lebih awet.


Posting Komentar untuk "Cara Mengukur SWR Antena Radio dengan Benar untuk Hasil Maksimal"