Antena Ringo Ranger merupakan salah satu antena vertikal VHF paling legendaris di dunia komunikasi radio. Selama puluhan tahun antena ini digunakan oleh operator radio amatir, komunitas komunikasi darurat, repeater, hingga pengguna radio komersial karena terkenal memiliki gain tinggi, sudut pancaran rendah (low angle radiation), dan konstruksi yang sederhana namun sangat efektif.
Salah satu model yang paling populer adalah Cushcraft Ringo Ranger ARX2B. Antena ini bekerja pada rentang frekuensi VHF 135–160 MHz sehingga banyak digunakan pada band amatir 2 meter maupun berbagai aplikasi komunikasi VHF lainnya.
![]() |
| Antena Ringo Ranger ARX2B yang terpasang di tiang. |
Sejarah Antena Ringo Ranger
Sejarah Ringo Ranger berawal dari rancangan antena vertikal yang dikembangkan oleh W1BX (John Huntoon). Desain tersebut dikenal sebagai Ringo Antenna, yaitu antena vertikal dengan sistem pencocokan impedansi menggunakan cincin (ring) yang mampu menghasilkan efisiensi lebih tinggi dibanding ground plane konvensional.
Melihat keunggulan desain tersebut, perusahaan Cushcraft Corporation kemudian mengembangkan berbagai varian antena Ringo untuk berbagai band frekuensi. Produk ini berkembang menjadi keluarga antena yang terdiri dari:
- Ringo 1/4 Wave
- Ringo Ranger
- Ringo Ranger II
- ARX2B (2 Meter)
- ARX220B (220 MHz)
- ARX450B (70 cm)
Model ARX2B Ringo Ranger II merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Cushcraft meningkatkan desain mekanik, sistem pencocokan impedansi, phasing stub, dan radial decoupling sehingga menghasilkan gain lebih besar dengan sudut elevasi pancaran yang lebih rendah.
Sejak diperkenalkan, ARX2B menjadi salah satu antena vertikal VHF paling banyak digunakan oleh operator radio amatir di Amerika Serikat maupun berbagai negara lain. Hingga kini antena tersebut masih dianggap sebagai salah satu antena omnidirectional terbaik pada kelasnya karena mampu memberikan performa stabil dengan konstruksi yang ringan dan tahan cuaca.
![]() |
| antenna Ringo Ranger ARX2B mengudara . |
Cara Kerja Antena Ringo Ranger ARX2B
Berbeda dengan antena Ground Plane 1/4 λ biasa, Cushcraft ARX2B menggunakan beberapa elemen vertikal yang disusun secara seri melalui sistem phasing sehingga menghasilkan pola radiasi yang lebih mendatar.
Secara umum prinsip kerjanya terdiri dari beberapa bagian berikut.
1. Radiator Utama
Elemen vertikal merupakan bagian utama yang memancarkan gelombang radio. Pada ARX2B radiator terdiri dari tiga bagian 5/8 λ yang dihubungkan melalui sistem phasing.
2. Phasing Stub
Di antara elemen terdapat adjustable 1/8 wave phasing stub. Komponen ini mengatur pergeseran fasa antar elemen sehingga seluruh radiator bekerja secara serempak.
Hasilnya adalah:
- Gain meningkat.
- Pola radiasi lebih datar.
- Sudut pancaran menuju horizon menjadi lebih kecil.
- Jangkauan komunikasi menjadi lebih jauh.
3. Ring Matching
Ciri khas Ringo Ranger adalah adanya cincin aluminium (matching ring) yang berfungsi sebagai rangkaian pencocokan impedansi antara elemen antena dengan kabel koaksial 50 Ohm.
Sistem ini memungkinkan nilai SWR dapat diatur dengan menggeser posisi ring sesuai frekuensi kerja.
4. Radial Decoupling
Empat buah radial bukan hanya berfungsi sebagai ground plane, tetapi juga sebagai sistem decoupling agar arus RF tidak mengalir pada shield kabel koaksial.
Dengan demikian pola radiasi menjadi lebih simetris serta mengurangi gangguan yang berasal dari feedline.
5. Low Radiation Angle
Gabungan tiga radiator 5/8 λ dan phasing stub menghasilkan sudut elevasi sekitar 7°. Energi RF lebih banyak dipancarkan mendatar ke arah horizon dibandingkan ke atas langit sehingga sangat efektif untuk komunikasi jarak jauh pada frekuensi VHF.
Diagram Konstruksi ARX2B
![]() |
| Skema antenna Ringo Ranger ARX2B. |
Tabel Spesifikasi Cushcraft Ringo Ranger ARX2B
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | Cushcraft ARX2B Ringo Ranger II |
| Frekuensi | 135–160 MHz |
| Gain | 7.0 dBi (±5.5 dBd) |
| Polarisasi | Vertikal |
| Impedansi | 50 Ohm |
| VSWR Tipikal | 1.2 : 1 |
| Bandwidth 2:1 VSWR | >3 MHz |
| Daya Maksimum | 1000 Watt FM |
| Sudut Radiasi | ±7° |
| Pola Radiasi | Omnidirectional (360°) |
| Tinggi Antena | 4,3 meter |
| Diameter Ring | 12,7 cm |
| Panjang Radial | 52,1 cm |
| Konektor | SO-239 (UHF Female) |
| Diameter Mast | 25–32 mm |
Dibandingkan antena ground plane 1/4 λ biasa, Cushcraft ARX2B mampu menghasilkan sudut pancaran yang lebih rendah dengan efisiensi tinggi. Inilah alasan mengapa antena ini tetap menjadi pilihan banyak operator radio amatir dan repeater meskipun desainnya telah digunakan selama puluhan tahun.


